Mangga Okyong

SAMSUNG DIGITAL CAMERA

Picture 1 of 1

SAMSUNG DIGITAL CAMERA

Ukuran

Polybag 17-20 cm, tinggi tanaman 30-70 cm
Polybag 30 cm, tinggi tanaman 80 cm – 1 mtr
Polybag 35 cm, tinggi tanaman 80 cm – 1 mtr
Polybag 40 cm, tinggi tanaman 1 - 1,75 mtr
Polybag 50 cm, tinggi tanaman 1,25 - 1,8 mtr
Polybag 60 cm, tinggi tanaman 1,5 - 2,5 mtr
Polysak 80 cm, tinggi tanaman 1,5 - 3 mtr
Drum, tinggi tanaman 2 - 3 mtr

Deskripsi

Mangga okyong adalah mangga yang berasal dari thailand, struktuir buahnya empuk dan hampir tanpa serat dan biji nya sangat tipis, itulah yang menyebabkan mangga jenis ini banyak di gemari oleh para penikmatmangga Perawatan mangga okyong tak jauh beda dengan jernis mangga lain, mangga ini termasuk mudah dalam perawatannya, untuk mencapai buah pertama buah biasa nya membutuhkan waktu kuirang lebih 3 tahun dari waktu penanaman ( bibit dari okulasi ) . Pohon nya mempunyai cabang-cabang yang kuat dan bentuknya gampang di atur.Buahnya berbentuk lonjong. Daging buah cukup tebal, berwarna kuning dan berserat halus. Rasanya manis dan aromanya harum. Ukuran buahnya tergolong sedang, panjangnya antara 10-12 cm, dan berat rata-rata 200 g/buah. Mangga okyong yang matang dapat tahan selama 5-7 hari dalam masa penyimpanan. Selain dikonsumsi segar, mangga okyong banyak digunakan sebagai bahan baku industri sari buah.
Tanaman mangga okyong termasuk tanaman dataran rendah. Tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang baik di daerah dengan ketinggian antara 0-300 m di atas permukaan laut. Meskipun demikian, tanaman ini juga masih dapat tumbuh sampai ketinggian 1.300 m di atas permukaan laut. Daerah dengan curah hujan antara 750-2.250 mm per tahun dan temperatur 24-27° C merupakan tempat tumbuh yang baik untuk tanaman buah ini. Jenis tanah yang disukainya adalah tanah yang gembur, berdrainase baik, ber-pH antara 5,5-6, dan dengan kedalaman air tanah antara 50-150 cm

Penanaman dan Pemeliaharaan
Pemupukan dilakukan empat kali dengan selang tiga bulan. Dosisnya meningkat sesuai dengan umur tanaman. Setelah mencapai tinggi 1 m, bibit dipangkas pada perbatasan bidang pertumbuhan agar dapat bercabang banyak. Cabang ini dipelihara 2-3 tunas per cabang. Pemangkasan diulang setelah cabang baru mencapai panjang 1 m, demikian seterusnya hingga diperoleh susunan 1-3-9 cabang.